Kurikulum

Kurikulum Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Penyusunan Kurikulum PS-MPBSD FKIP Universitas Lampung disusun berdasarkan Kurikulum Pendidikan Tinggi yang berbasis KKNI yang telah disepakati oleh Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia yang mempunyai program studi atau jurusan bahasa dan kaidah-kaidah yang berlaku secara nasional dan internasional dan ditambah dengan kurikulum lokal (kurikulum institusional) yang disesuaikan dengan visi, misi, dan tujuan pendirian program studi.

Kurikulum ini juga mengakomodasi keinginan stakeholders meliputi Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dan pada tingkat kabupaten/kota (MGMP Bahasa Lampung), Dirjen Pendidikan Nasional, Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi Lampung, Ikatan Alumni Pendidikan Bahasa Daerah Program D-3 FKIP Universitas Lampung, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Asosiasi Profesi di Bidang Pendidikan Provinsi Lampung, Dewan Pers Lampung, Lembaga penyiaran RRI dan TVRI Provinsi Lampung dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Selain uraian di atas, rancangan kurikulum PS-MPBSD juga memperhatikan hal-hal seperti berikut.
a. Ketersediaan pasar kerja bagi lulusan, baik dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, maupun pemerintahan atau sektor swasta untuk bidang, Bahasa, Sastra, dan Budaya Lampung.
b. Kebutuhan dan tantangan pembangunan dan pengembangan di bidang pendidikan dan pengajaran, khususnya bidang Bahasa, Sastra dan Budaya Lampung dalam arti luas di masa yang akan datang.
c. Kebutuhan tenaga ahli pembangunan dan pengembangan di bidang Bahasa, Sastra dan Budaya Lampung pada skala regional, nasional, dan internasional.
d. Potensi dan permasalahan pengelolaan serta pemanfaatan sumber daya yang khas, terutama di bidang Bahasa, Sastra dan Budaya Lampung dalam rangka turut serta membantu masyarakat, baik di bidang pendidikan maupun nonkependidikan.

Penyusunan kurikulum PS-MPBSD mengacu pada Surat Edaran Menristek-Dikti Nomor 01/M/SE/V/2015 tentang Evaluasi Perarturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengembalikan beban studi dan masa studi mahasiswa S2 dan S3 sesuai kurikulum lama, yaitu untuk untuk program magister adalah 36-50 SKS dengan masa studi 4-10 semester, dan untuk program doktor minimal 40 SKS untuk bidang ilmu yang sebidang dan minimal 52 SKS untuk yang tidak sebidang. Mengingat kurikulum baru sudah mulai dilaksanakan oleh PS tertentu sejak 2014, maka disepakati proporsi kurikulum yang dilaksanakan sebelum ada ketentuan yang baru adalah sebagai berikut.

– Perkuliahan                                    : 32 SKS
– Seminar                                           : 2 – 5 SKS
– Proposal Tesis                                : 2 – 5 SKS
– Penelitian dan Penulisan Tesis   : 6 -7 SKS
Total Beban SKS antara                  : 42 – 49 SKS
Karya ilmiah tidak lagi diberi bobot SKS, tetapi dapat diwajibkan sebagai syarat ujian tesis.

Seperti catatan di atas bahawa untuk menyelesaikan studi pada PS-MPBSD beban sks yang harus ditempuh berkisar 49 SKS. Sebaran mata kuliah dimaksud: 8,16%% (4 SKS) Mata Kuliah Dasar Umum (MDU), 8,16% (4 SKS) Mata Kuliah Dasar Fakultas, dan 83,67% (41 SKS) Mata Kuliah Keahlian (MKK).

Berikut ini deskripsi mata kuliah pada Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah.

1. Filsafat Ilmu, 2 SKS (2-0)
Dalam perkuliahan ini mahasiswa, dalam lingkup keluasan cakupan (ekstensif) dan kedalaman kajian (intensif), diberi kesempatan dan peluang untuk membangun pemahamannya mengenai wawasan keilmuan atau landasan filosofis yang objektif (ilmiah) terhadap suatu ilmu (ontologis, epistemologis, dan aksiologis) dan bertanggung jawab sesuai dengan sendi-sendi kepribadian bangsa Indonesia dan memiliki integritas yang tinggi sesuai dengan paradigma keilmuan dalam pendidikan.
2. Metodologi Penelitian, 2 SKS (1-1)
Dalam perkuliahan ini mahasiswa, dalam lingkup keluasan cakupan (ekstensif) dan kedalaman kajian (intensif), diberi kesempatan dan peluang untuk membangun pemahamannya mengenai prinsip dan prosedur penelitian ilmiah (kuantitatif dan kualitatif) dalam bidang pendidikan dan pembelajaran bahasa dan sastra Lampung sehingga mahasiswa dapat merealisasikan suatu topik penelitian menjadi proposal penelitian.

3. Wawasan Kependidikan, 2 SKS (2-0)
Dalam perkuliahan ini mahasiswa, dalam lingkup keluasan cakupan (ekstensif) dan kedalaman kajian (intensif), diberi kesempatan dan peluang untuk membangun pemahaman dan teori tentang wawasan kependidikan melalui berbagai kegiatan meliputi:kegiatan ekspositori, diskusi, dan penugasan dosen agar dapat mengembangkan wawasan kependidikan, melakukan sintesis-sintesis untuk menghasilkan ide-ide baru pengembangan pendidikan di tanah air,dan membangun struktur pengetahuan kependidikan secara komprehensif melalui kajian analitik isu dan perkembangan dunia pendidikan. Mata Kuliah ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan dan pelayanan kepada mahasiswa untuk melakukan analisis dan membangun pemahaman dan teori perkembangan dan isu-isu pendidikan nasional dan global. Kajian perkuliahan meliputi: (1) Persoalan-persoalan Pokok pendidikan nasional: Kurikulum, UN, Disparitas Mutu, APM & APK, dll; (2) Pendidikan Sebagai Indikator Human Development Index (HDI); (3) Isu Pembangunan Pendidikan Global: Education For All , International Educational Standard, AFTA, APEC, dll; (4) Sistem asesmen global: TIMMS, PISA, & PIERLS; (5) Teacher Development Program (TPD) di berbagai Negara dalam konteks Continuous Professional Development (CPD); (6) Perkembangan Psikologi kognitif: Kecerdasan emosional, kecerdasaran jamak (multiple intelligent) (7) Peranan ICT dalam perkembangan dan kemajuan Pendidikan. Mahasiswa dapat mengelola, melaksanakan proses dan dapat dipercaya serta dapat diberi tanggung jawab mengimplementasikan isu-isu terkini dunia pendidikan secara kontinu dan akuntabel dalam tugas profesionalnya.

4. Kurikulum dan Pembelajaran, 2 SKS (1-1)
Dalam perkuliahan ini mahasiswa, dalam lingkup keluasan cakupan (ekstensif) dan kedalaman kajian (intensif), diberi kesempatan dan peluang untuk membangun pemahamannya mengenai kurikulum dan pembelajaran yang meliputi hakikat, landasan pengembangan, komponen, model dan organisasi, evaluasi kurikulum, dan implementasi kurikulum 2013 yang diikuti dengan pemahaman tentang konsep dasar, prinsip, komponen, model, dan inovasi pembelajaran sehingga dapat mengaplikasikannya dalam proses pendidikan/pembelajaran dalam bidang bahasa dan sastra Lampung.

5. Linguistik, 2 SKS (1-1)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa agar dapat mengontruksi pemahamannya mengenai (1) grafem/aksara Lampung (Grafologi), (2) tata bunyi bahasa Lampung (Fonologi), (3) tata kata bahasa Lampung (Morfologi), (4) tata kalimat bahasa Lampung (Sintaksis), dan (5) tata makna bahasa Lampung (Semantik) melalui aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

6. Pemerolehan Bahasa Kedua, 2 SKS (1-1)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa agar dapat mengontruksi pemahamannya mengenai hakikat pemerolehan bahasa (bahasa pertama dan bahasa kedua), faktor-faktor yang memengaruhi pemerolehan bahasa, bahasa Lampung sebagai bahasa kedua, dan kaitannya dengan pembelajaran bahasa Lampung di sekolah melalui aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

7. Kajian Multikultural, 2 SKS (1-1)
Dalam perkuliahan ini dari sisi keluasan dan kedalam materi mahasiswa diberi kesempatan untuk membangun pemahaman dan teori tentang wasaan multikultur dalam kaitannya dengan pendidikan dan pembelajaran bahasa. Melalui berbagai kegiatan seperti kegiatan ekspositori, diskusi, dan penugasan mahasiswa dimungkinkan untuk leluas melakukan analisis, dan kajian yang mendalam yang dapat menghasilkan ide baru guna mengembangkan dan memecahkan fenomena yang terkait dengan muatan multikultur dalam pendidikan dan pembelajaran bahasa. Kajian perkuliahan meliputi (1) konsep dan teori multikultur, (2) cultural studies dan bahasa sebagai model studi kebudayaan, (3) bahasa dalam perspektif komunikasi antarbudaya, (4) bahasa dan stratifikasi sosial masyarakat, (5) variasi bahasa dan keanekaragaman bahasa, dan (6) kajian pendidikan dan pembelajaran bahasa yang berdimensi multikutur. Kajian-kajian tersebut lebih difokuskan pada realitas sosial budaya di Lampung melalui aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

8. Keterampilan Berbahasa Lampung, 4 SKS (2-2)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa untuk (1) mengontruksi pemahamannya mengenai pengetahuan dan pemahaman tentang karakteristik keterampilan berbahasa Lampung, (2) memiliki keterampilan berbahasa Lampung dengan baik dan benar, secara lisan maupun tertulis, dan (3) memiliki keterampilan membaca dan menulis dengan menggunakan aksara Lampung, baik dalam dialek O dan/atau dialek A, melalui aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

9. Sastra Lampung, 2 SKS (1-1)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa untuk mengontruksi pemahamannya tentang (1) konsep-konsep dasar sastra Lampung, (2) peribahasa Lampung (pepatah, bidal, perumpamaan, ibarat, pemeo, dan ungkapan, (3) teka-teki dalam bahasa Lampung, (4) mantra Lampung, (5) puisi Lampung (paradinei/tetangguh, pepaccur/wawancan, pattun/segata/adi-adi, bebandung, ringget/pisaan/wayak), dan (6) cerita rakyat Lampung melalui aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

9. Adat Budaya Lampung, 2 SKS (1-1)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa untuk mengontruksi pemahamannya tentang (1) daerah dan penduduk Lampung, (2) masyarakat adat Lampung, (3) falsafah hidup etnik Lampung (Piil Pesenggiri), (4) kerajinan etnik Lampung (anyaman/tenunan), (5) kesenian etnik Lampung (seni tari, seni musik, seni suara), dan (6) jenjang upacara pernikahan menurut Adat Lampung melalui aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

10. Filologi, 2 SKS (1-1)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa untuk mengontruksi pemahamannya mengenai hakikat naskah tua/kuno berbahasa Lampung, hakikat filologi, dan praktik membaca/menganalisis naskah-naskah tua/kuno berbahasa Lampung secara cermat dan kontekstual melalui aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

11. Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Lampung, 2 SKS (1-1)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa untuk mengontruksi pemahamannya mengenai prinsip-prinsip evaluasi pembelajaran, pendekatan dan dasar pengembangan tes bahasa dan sastra dalam berbagai bentuknya, telaah terhadap ciri-ciri tes bahasa yang baik, serta interpretasi dan penetapan hasilnya dalam konteks pembelajaran bahasa dan sastra Lampung melalui aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

12. Problematika Pembelajaran Bahasa dan Sastra Lampung, 2 SKS (1-1)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa untuk menganalisis perkembangan bahasa dan sastra Lampung serta problematika yang sering dihadapi dalam penggunaan sehari-hari, dalam pembelajaran di sekolah, dan alternatif pemecahannya. Matakuliah ini berusaha membekali mahasiswa agar mampu membangun pemahaman, keterampilan, dan sikap positif terhadap masalah-masalah kebahasaan, kesastraan, dan pembelajaran bahasa Lampung, serta menemukan alterrnatif pemecahan masalah-masalah tersebut. Topik yang dibahas mencakupi segi-segi problematik teoretis dan praktis dalam pemakaian sehari-hari, dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, dan dalam kaitan dengan kebijakan pengembangan serta kecenderungan arah pendidikan di masa depan. Semua itu diperoleh mahasiswa melalui aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

13. Desain Silabus Pembelajaran Bahasa dan Sastra Lampung, 3 SKS (1-2)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa untuk merancang pembelajaran bahasa dan sastra Lampung yang meliputi empat keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, baik aspek kognisi maupun performansi secara terintegrasi. Oleh karena itu, mahasiswa membahas dan berlatih untuk mendesain tujuan, materi/bahan ajar, media/sumber belajar, skenario pembelajaran, dan instrumen evaluasi proses dan hasil belajarnya melalui aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

14. Kuliah Kerja Lapangan, 1 SKS (0-1)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa untuk memperluas pemahamannya mengenai bahasa, sastra, adat budaya Lampung, dan/atau pembelajarannya dengan mengunjungi atau tinggal di situs/tempat/lembaga masyarakat yang relevan dengan kelampungan dan /atau isu kedaerahan.

15. Seminar, 3 SKS (1-2)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa agar mampu menyusun bahan seminar berupa ulasan artikel jurnal, ulasan buku, ulasan prosiding, ulasan naskah tua/kuno, dan/atau ulasan terhadap hasil penelitian melalui perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas.

16. Seminar, 2 SKS (0-2)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa agar mampu menyusun kerangka teori sesuai dengan topik tesis dan mempresentasikannya dan mampu menjadi narasumber dalam konteks seminar pembelajaran, bahasa, sastra, dan budaya Lampung melalui aktivitas di dalam kelas maupun di luar kelas.

17. Proposal, 3 SKS (2-1)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa agar secara mandiri menghasilkan proposal peneltian secara inter dan multidisiplin sebagai rencana tesis meliputi bab 1 pendahuluan, bab 2 kajian pustaka, bab 3 metode penelitian, daftar rujukan, dan lampiran-lampiran yang diperlukan sebagai keutuhan sebuah proposal sesuai dengan karakteristik penelitian yang direncakan oleh mahasiswa melalui proses pembimbingan.

18. Tesis, 7 SKS (0-7)
Mata kuliah ini dirancang untuk memberi peluang secara luas dan dalam kepada para mahasiswa agar secara mandiri mampu melakukan peneltian berdasarkan proposalnya dan mampu membuat laporan penelitian dalam format tesis meliputi bab 1 pendahuluan, bab 2 kajian pustaka, bab 3 metode penelitian, bab 4 pembahasan, bab 5 simpulan dan saran, daftar rujukan, dan lampiran-lampiran yang diperlukan sebagai keutuhan sebuah tesis sesuai dengan karakteristik penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa melalui proses pembimbingan.

19. Tradisi Lisan Lampung, 2 SKS (0-2)
Mahasiswa memiliki pemahaman dan pengalaman dalam tradisi lisan lampung. Untuk itu, kepada mahasiswa diberi pengalaman dalam (1) Penglaku Adat, (2) Tebak – Appong, (3) Paradini, (4) Pupaccor, (5) Pisaan / Hahiwang.